Thursday, November 15, 2012

Tips To Conquer The Fear (Tips Menaklukan Rasa Takut)



Buat teman – teman  takut dengan sesuatu ?? mmm itu wajar koq ... Rasa takut itu justru bikin kita belajar lebih dewasa setelah bisa menyiasati rasa takut yang kita punya loh. So, ngapain kita mesti takut. Terkadang memang kita nggak bisa memprediksi kapan rasa takut itu datang, dan kenapa kita jadi takut dan nggak berani melakukan sesuatu dengan sendirian. Tapi ingat, sebenarnya rasa takut kita terhadap sesuatu justru bisa jadi senjata untuk lebih baik loh . Ada beberapa contoh seseorang yang mempunyai ketakutan . Yang pertama dia dari Mahasiswi Gunadarma fakultas Ekonomi namanya Harmbati . Dia takut sekali yang namanya gelap apalagi kalau ada teman yang sengaja mematikan lampu di dalam kelas dan pada waktu mati lampu di ruangan praktikum... bbeeuhh dia langsung menjerit kenceng dan pergi keluar loh, karena saking ketakutannya . Dan ada lagi namanya Arti dia takut sama yang namanya kucing kecil . katanya " petama gue enggak suka suaranya coz bikin gue merinding, kedua bentuknya coz bikin gue geli, deg-degan kalau ada kucing, ketiga kalau itu kucing ngikutin gue sampe – sampe gue di kejar, dan keempat mukanya coz serem. Pokoknya kucing kecil itu hewan yang bisa bikin gue ketakutan sampe nangis. So, say no to cat, hhiiiii parno habis gue sama kucing.”  Nah itu sebagian orang yang mempunyai rasa takut pada sesuatu hal yang dia takuti.
Setelah kalian mengetahui dari beberapa contoh rasa takut dari kedua contoh di atas. Saya akan langsung memberikan tips untuk menaklukan rasa takut yang berlebihan dan bisa dibilang cenderung phobia..

1.       Komunikasi Diri sendiri
     Dari sekarang, we must begin to develop communication with themselves. Maksudnya,  coba kalian tanyakan pada diri kalian tiap kali merasakan rasa takut. Apakah ketakutan itu membawa kebaikan atau menyakiti diri sendiri ?. Katakan itu untuk mencintai diri dendiri apa adanya. Enggak seorang pun di dunia ini yang nentuin kebahagian, kecuali diri kita sendiri loh. Bukan orang tua, bukan teman, dan juga bukan pacar.

  1. Fear To Be Love
    Coba deh ubah fokus dari takut jadi cinta, dari khawatir jadi optimis, sadari betul kalau takut itu tidak lebih dari sekedar ilusi yang belum tentu terjadi. Jadi kita bisa berusaha mencintai apa saja yang dilakuin sepenuh hati. Lupakan juga kekhawatiran dan hilangkan standar, aturan, atau keyakinan yang dibuat oleh orang lain karena hanya diri kita yang tahu yang terbaik buat diri kita sendiri.

3.      We Can Do It
   Bayangin resiko terberat dari ketakutan kamu. Trus, yakinin diri kalau mampu mengatasinya dengan persiapan yang cukup. Dengan begiu, kalau rasa takut menyerang tiba – tiba bisa mencegahnya dengan persiapan yang selalu siap siaga. Misalnya, takut gelap, kemana – mana kita sudah mempersiapkan senter pribadi untuk menghindari kegelapan yang mungkin suatu saat kamu hadapi secara tiba – tiba.

No comments:

Post a Comment